KAIDAH TAFSIR, PARADIGMA, DAN METODOLOGI TAFSIR KONTEKSTUAL

  • Amiq Fikri Muhammad

Abstract

Artikel ini menyuguhkan dan menjelaskan urgensi penafsiran ulang al-Qur’an demi menyesuaikan kebutuhan zaman. Salah satunya dengan pendekatan kontekstual. Keanekaragaman pendekatan dan metode yang digunakan berbanding lurus dengan pemahaman yang dihasilkan. Setiap metode yang digunakan mempunyai karakteristik dan cela tersendiri. Pada dataran ini tidak ada otoritas yang dapat membakukan sebuah model pemahaman. Karena model apapun baik berupa tafsir, ta’wil, exegesis, interpretasi, ataupun penerjemahan terhadap teks al-Qur’an, merupakan wilayah hermeneutika yang sangat terbuka bagi setiap usaha pembaharuan. Upaya kontekstualisasi nilai-nilai universal Islam yang terkandung di dalam Al-Qur’an, tampaknya, tidak akan pernah berhenti sepanjang sejarah kehidupan manusia.

Published
2019-09-16
How to Cite
MUHAMMAD, Amiq Fikri. KAIDAH TAFSIR, PARADIGMA, DAN METODOLOGI TAFSIR KONTEKSTUAL. Jurnal Ilmiah Pesantren, [S.l.], v. 5, n. 2, p. -, sep. 2019. ISSN 2621-6396. Available at: <http://jurnal.assalaam.or.id/index.php/dfg/article/view/58>. Date accessed: 15 dec. 2019.